Foto saya
Hi, Nama saya "Alfiandi", Gunung perlambang keindahan,keperkasaan dan ketenangan yang menyimpan berjuta misteri. Saya lahir dikaki gunung merapi nan sejuk disumatera barat, tepatnya kota kecil dan damai "padang-panjang". Saya lahir dan besar disini dengan kehangatan kasih sayang "bundo" tercinta. Saya sedang belajar tumbuh membangun bisnis dibidang IT (Teknologi Informasi). Saya seorang suami untuk instriku tercinta "Meizurni Suryamin" dan ayah untuk anak2ku tercinta "Husna, Azzam, Wafa dan Fahma". Kami telah melalui kehidupan yang indah meskipun penuh tantangan dan berliku, mungkin ini cara Tuhan untuk mengeratkan ikatan cinta kami. Semoga Kasih dan SayangNYA senantiasa menyertaiku, keluargaku dan anak2 ku...amin.Sungguh Allah SWT teramat sayang kepada seluruh umatnya termasuk kami, hanya kadang kala kita lupa dan lalai untuk senantiasa bersyukur dan bersyukur kepadaNYA. Dengan izinNYA jua tahun 2008 saya dan keluarga dapat berkunjung ke rumahNYA di negri yang disucikan Makkah Mukarramah, sungguh suatu perjalanan rohani yang amat dahsyat, yang sebelumnya tak terbayangkan oleh kami akan secepat ini memenuhi seruannya... ALLAHU AKBAR!!!

Senin, 11 Mei 2009

Hitung-hitungan dengan Allah

Waktu yang terlupa menabur bencana





















Distribusi normal manusia meninggal dunia (tahun)
Chart





Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 thn-70thn (mayoritas)
Pukul rata manusia meninggal ± 65 th

“Baligh: Start untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama
hidup di dunia”
Laki-laki Baligh ± 15 tahun
Wanita Baligh ± 12 tahun

Usia Yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus:

MATI-BALIGH= sisa USIA……………..65-15= 50 tahun












12 jam siang hari
12 jam malam hari
24 jam satuharisatumalam


Gambaran kotornya:
Mari kita tela’ah bersama………!

Waktu kita tidur ± 8 jam/hari
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur 18250 hari x 8 jam= 146000 jam=16 tahun, 7 bulan……
di bulatkan jadi 17 tahun

Logikanya: Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis di gunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selamanya………………………………………………………
Catatan: Yang lebih bermasalah lagi bagi mereka yang tumor alias tukang molor bisa jadi 12 jam/hari =25 tahun habis tertidur!!! Hati-hati dengan penyakit “TUMOR”

Waktu aktivitas kita di siang hari ± 12 jam
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas:18250 hari x12 jam=219000 jam=25 tahun
Aktivitas disiang hari: Ada yang bekerja, atau bercinta, ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling sambil maling…
dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang tak pernah bisa disamaratakan satu dengan yang lain……..

Waktu aktivitas santai atau rilexsasi ± 4 jam
Dalam 50 tahun waktu yang dipakai rileksasi 18250 hari x 4 jam= 73000 jam = 8 tahun
Realisasi rileksasi: biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang belajar mati-matian/bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin dihabiskan termenung di buai khayalan……

17 tahun + 25 tahun + 8 tahun = 50 tahun Plus plos/Balance
Tidur……Ngelembur…Nganggur

Lalu kapan Ibadahnya??????
Padahal manusia diciptakan-Nya tiada lain dan tiada bukan untuk semua dan segalanya hanyalah beribadah kepada-Nya, karena satu hal yang pasti kita akan kembali ke alam hakiki illahi!!!!!!!!!!!!!!!!!
“ Maut datang menjemput tak pernah bersahut
Malaikat datang menuntut untuk merenggut
Manusia tak kuasa untuk berbicara
Tuhan Maha Kuasa atas syurga dan Neraka”
Memang benar!!!!! kuliah itu ibadah, kalau niat kuliahnya untuk ibadah, lha wong kita mah kuliah mau nyari ijazah, bakal nanti bekerja agar mudah mencari nafkah……………………
Memang benar!!!!!!!!! Bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana? Orang kita bekerja sikut sanah sikut sinih, banting tulang banting orang, tujuan utamanya cari uang buat beli barang-barang biar dipandang orang-orang…..
“jarang orang menolak untuk di puji dan di puja tatkala mereka berjaya “

Pernah kita membaca bismillah saat hendak berangkat kuliah tapi sayang hanya sekedar pernah……………
Pernah kita berniat mulia saat hendak mencari nafkah, tapi semuanya terlupa ketika melihat gemerlapnya dunia…….

Lalu kapan ibadahnya??????????????
Oh mungkin saat sholat yang 5 waktu itu dianggap cukup………..!
Karena kita pikir; sholat begitu besar pahalanya, sholat amalan yang dihisab paling pertama, sholat jalan untuk membuka pintu syurga………
Kenapa kita harus cukup kalau ibadah kita hanyalah sholat kita!!!!!!

Berapa sholat kita dalam 50 tahun??????
1x sholat = ± 10 menit …..5x sholat ± 1 jam
Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai sholat=18250 hari x I jam =18250 jam= 2 tahun

Kesimpulan: waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk sholat…………
2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita….itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan di terima..
Dan sekiranya sholat kita selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa kita selama 50 tahun; dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang terasa maupun yang di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang dosa…………………………


Logika dari logikanya:
Bukan satu yang tidak mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian……………………
Terlalu banyak waktu yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana…………………….

Solusi:
Tiada kata terlambat walaupun waktu bergulir cepat, isilah dengan sesuatu apa yang bermanfaat!!!!!!!
Ingat Akhirat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!




CophyRight:Aa.Boy 2001

Kiat Untuk Sholat Tahajud

KIAT AGAR DAPAT MELAKUKAN SHALAT TAHAJJUD

Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Ada beberapa kiat yang dapat membantu seseorang untuk bangun di malam hari guna melakukan shalat Tahajjud. Di antaranya adalah.

[1]. Mengetahui keutamaan shalat Tahajjud dan kedudukan orang yang melakukannya di sisi Allah Ta’ala serta segala apa yang disediakan baginya berupa kebahagiaan di dunia dan akhirat, bagi mereka disediakan Surga.

Allah Ta’ala bersaksi terhadap mereka dengan kesempurnaan iman, dan tidak sama antara mereka dengan orang-orang yang tidak mengetahui. Shalat Tahajjud sebagai sebab masuk ke dalam Surga, ditinggikannya derajat di dalamnya, dan shalat Tahajjud merupakan sifat hamba-hamba Allah yang shalih serta kemuliaan bagi seorang Mukmin.

[2]. Mengetahui perangkap syaitan dan usahanya agar manusia tidak melakukan shalat malam.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai seorang laki-laki yang tidur hingga datang waktu fajar,

"Itulah seseorang yang syaitan telah kencing di telinganya -atau beliau bersabda- di kedua telinganya.” [1]

‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallaahu ‘anhuma mengatakan, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda

"Wahai ‘Abdullah, jangan kamu menjadi seperti si fulan, dahulu ia biasa melakukan shalat malam, kemudian meninggalkannya” [2]

[3]. Memendekkan angan-angan dan banyak mengingat mati.

Hal ini dapat memberi semangat untuk beramal dan dapat menghilangkan rasa malas, berdasarkan hadits ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

"Jadilah engkau di dunia ini seperti orang yang asing atau orang yang sedang menyeberangi jalan.”

Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhuma mengatakan, “Apabila berada di pagi hari, janganlah engkau menunggu waktu sore. Dan apabila berada di sore hari, janganlah engkau menunggu waktu pagi. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, dan pergunakan waktu hidupmu sebelum datang kematianmu.” [3]

[4]. Tidur di awal malam agar memperoleh kekuatan dan semangat yang dapat membantu untuk melakukan shalat Tahajjud dan shalat Shubuh.

Hal ini berdasarkan hadits Abu Barzah radhiyallaahu ‘anhu.

“Bahwasanya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya’ dan berbincang-bincang setelahnya.”[4]

[5]. Mempergunakan kesehatan dan waktu luang (dengan melakukan amal shalih) agar pahala kebaikannya tetap ditulis pada saat ia sakit atau sedang safar.

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam,

"Apabila seorang hamba sakit atau safar, ditulislah baginya pahala perbuatan yang biasa ia lakukan ketika mukim dan sehat.” [5]

Maka orang yang berakal hendaklah tidak terluput dari keutamaan yang agung ini. Hendaklah ia melakukan shalat Tahajjud ketika sedang sehat dan memiliki waktu luang serta melakukan berbagai amal shalih sehingga ditulislah pahala baginya apabila ia lemah atau sibuk dari melakukan amal kebaikan yang biasa ia lakukan.

[6]. Bersungguh-sungguh mengamalkan adab-adab sebelum tidur.

Yaitu, dengan tidur dalam keadaan suci, apabila masih mempunyai hadats hendaklah ia berwudhu’ dan shalat sunnah dua raka’at, membaca dzikir sebelum tidur, mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu ditiupkan serta dibacakan padanya surat al-Ikhlaash, al-Falaaq, dan an-Naas. Kemudian usaplah dengan kedua tangannya itu seluruh anggota badan yang dapat dijangkaunya (lakukan hal ini tiga kali). Jangan lupa juga membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah, dan membaca do’a sebelum tidur. Dia juga harus melakukan berbagai sebab yang dapat membangunkannya untuk shalat, seperti meletakkan jam weker di dekat kepalanya atau dengan berpesan kepada keluarganya atau temannya atau tetangganya untuk membangunkannya.

[7]. Memperhatikan sejumlah sebab yang dapat membantu untuk melakukan shalat Tahajjud.

Yaitu, dengan tidak terlalu banyak makan, tidak membuat badannya lelah dengan melakukan pekerjaan yang tidak bermanfaat, bahkan seharusnya ia mengatur pekerjaannya yang bermanfaat, tidak meninggalkan tidur siang karena itu dapat membantu bangun di malam hari, dan menjauhi dosa dan maksiyat. Disebutkan dari Sufyan ats-Tsauri rahimahullaah beliau berkata, “Selama lima bulan aku terhalang untuk melakukan shalat malam karena dosa yang aku lakukan.” [6]

[Disalin dari buku Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga “Panduan Menuntut Ilmu”, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, PO BOX 264 - Bogor 16001 Jawa Barat - Indonesia, Cetakan Pertama Rabi’uts Tsani 1428H/April 2007M]
__________
Foote Notes
[1]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 1144, 3270) dan Muslim (no. 774), dari Shahabat Ibnu Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu.
[2]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 1152) dan Muslim (no. 1159 (187)).
[3]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 6416), Ahmad (II/24, 132), at-Tirmidzi (no. 2333), Ibnu Majah (no. 4114), dan al-Baihaqi (III/369).
[4]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 568) dan Muslim (no. 461), lafazh ini milik al-Bukhari.
[5]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 2996), dari Shahabat Abu Musa al-Asy’ari radhiyallaahu ‘anhu
[6]. Lihat kitab Qiyaamul Lail, Fadhluhu wa Aadaabuhu wal Asbaabul Mui’iinatu ‘alaihi fii Dhau-il Kitaabi was Sunnah (hal. 50-58).

Rahasia Sholat Subuh

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh
Semoga Netter Senantiasa dalam Lindungan Allah Subhannahu wa Ta'ala
Kutamaan Shalat Shubuh dan Qabliyah Shubuh

Wahai saudaraku...semoga Allah subhanahu wata'ala senantiasa memberikan keselamatan kepadamu dan selalu menjaga dirimu. Janganlah engkau merasa sayang meluangkan sedikit waktumu untuk membaca lembaran ini. Siapa tahu Allah subhanahu wata'ala akan memberikan manfaat kepadamu dan kepada kita semua.

Suatu malam seorang lelaki shalih bangun dari tidurnya...ketika itu menjelang akhir malam mendekati waktu Fajar... ia dapati istrinya sedang bertahajjud, shalat dan berdoa dengan linangan air mata, memohon kepada Allah dengan segenap ketulusan hati. Lelaki itu sejenak tertegun melihat keshalihan istrinya, bagaimana dia seorang laki-laki asyik tidur, sementara sang istri begitu zuhud dan giat beribadah? Maka disapanya sang istri, "Tidakkah engkau tidur, apakah gerangan yang membuatmu seperti itu hingga larut begini? Maka istri yang shalihah itu menjawab, "Bagaimana akan tidur, seseorang yang tahu bahwa kekasihnya (Allah subhanahu wata'ala)tidak pernah tidur?"

Keutamaan Qabliyah Shubuh

Qabliyah Shubuh yaitu shalat sunnah dua raka'at yang dilakukan sebelum shalat Shubuh. Ia merupakan amalan yang paling dicintai oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sebagaimana disebutkan di dalam sabdanya, artinya,
"Dua raka'at Fajar(sebelum Shubuh) lebih baik daripada dunia seisinya." Dan dalam riwayat Muslim disebutkan, "Sungguh dua raka'at itu (sebelum Shubuh) lebih aku cintai daripada seluruh dunia."

Jika dunia dengan segenap isi dan perbendaharaannya di mata Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak dapat menyamai dua rakaat sebelum Shubuh maka bagaimana lagi keutamaan shalat Shubuh itu sendiri.

Keutamaan Shalat Shubuh
· Sebagai Sebab Masuk Surga dan Selamat dari Neraka

Disebutkan di dalam sebuab hadits bahwa siapa saja yang menjaga shalat Shubuh dan Ashar maka akan dimasukkan ke dalam Surga dan dijauhkan dari api neraka. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallambersabda dalam hadits riwayat al-Bukhari dan Muslim, "Barang siapa yang shalat di dua waktu yang sejuk maka dia akan masuk surga." Dan dalam hadits yang lain beliau bersabda, "Tidak akan dijilat api neraka seseorang yang shalat sebelum Matahari terbit dan sebelum tenggelam." Yang dimaksudkan dengan dua waktu yang sejuk adalah waktu shalat Shubuh dan shalat Ashar.
· Disaksikan Malaikat

Allah subhanahu wata'ala berfirman, artinya,
"Dirikanlah shalat dari sesudah Matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. 17:78)

Shalat Shubuh, disebut Qur'anul Fajr karena bacaan al-Qur'an pada shalat ini lebih panjang daripada shalat-shalat yang lain, dan shalat Shubuh ini disaksikan oleh para malaikat. Terkait dengan ini, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan dalam sebuah haditsnya,
"Malaikat saling bergantian dalam mengawasi kalian semua pada waktu malam, dan juga malaikat pengawas di waktu siang, mereka berkumpul pada waktu shalat Shubuh dan shalat Ashar. Kemudian malaikat yang berjaga malam hari naik, lalu Allah bertanya kepada mereka tentang hamba-hamba-Nya sedangkan Allah lebih tahu keadaan mereka, "Bagaimana keadaan hamba-hamba-Ku ketika kalian tinggalkan? Maka para malaikat menjawab, "Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan ketika kami datang mereka pun juga sedang dalam keadaan shalat."

Sungguh bahagia orang-orang yang mau memerangi diri, bangkit meninggalkan kasur-kasur mereka. Berjuang keras melawan segala yang menariknya ke tempat tidur, rasa kantuk, dingin, malas dan lain sebagainya. Mereka berharap untuk mendapatkan tiket yang begitu mahal, terbebas dari sifat nifaq, dan untuk menggapai apa yang dikabarkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, masuk surga. Mereka juga ingin mendapatkan persaksian mulia dari para malaikat, ingin menjadi hamba-hamba yang ditanyakan Allah keadaannya, lalu dijawab oleh para malaikat bahwa mereka sedang shalat.
· Allah Bersumpah dengan Waktu Fajar

Karena besarnya keutamaan waktu Shubuh ini maka Allah subhanahu wata'ala bersumpah dengan menggunakan waktu itu, Dia berfirman,
"Demi fajar, dan malam yang sepuluh." (QS. 89:1-2)
· Memberi Banyak Manfaat
Wahai saudaraku, merupakan ciri khas dari shalat Shubuh ini adalah bahwasanya dia dapat menyegarkan dan memperbaharui keimanan, menghidupkan hati, melapangkan dada, membuat jiwa penuh dengan kebahagiaan serta menjadikan berat timbangan amal kebaikan.

Sesungguhnya nikmatnya tidur pada waktu Shubuh yang hanya sekian menit tidaklah sebanding dengan kengerian di kubur, atau kengerian jurang-jurang di neraka. Kala itu seseorang hanya mampu menggigit jari menyesal untuk selama-lamanya seraya mengatakan, "Wahai Rabb kembalikan aku ke dunia, aku akan melakukan amal shalih yang dulu aku tinggalkan." Betapa celaka, kenikmatan yang di akhiri dengan penyesalan, dan kenyamanan yang membawa penderita an begitu menyakitkan.

Saudaraku tercinta, cobalah kita ingat nikmat Allah yang terus menerus mengiringi kita tiada henti, coba bandingkan kondisi anda dengan kondisi orang lain. Ketika mereka berbaring di tempat tidur, kepala mereka masih diselimuti oleh berbagai beban berat, kegalauan dan kekhawatir an, apa yang akan dimakan besok? Sementara tubuh diliputi rasa penat dan lelah, setelah seharian mencari sesuap nasi untuk menghilang kan rasa lapar. Sebagian dari mereka ketika bangun di pagi hari terkadang ditemani oleh dentuman meriam dan rentetan tembakan senapan, sementara perut terasa lapar sedang hawa pun demikian dingin menyengat. Di sisi mereka anak-anak yang masih kecil menangis, berteriak kelaparan dan mengeluh kesakitan.

Adapun kita...sungguh kita dalam keadaan aman ketika makan dan minum, badan kita pun sehat, masih punya kekuatan dan umur. Maka janganlah itu semua menipu dan membuat kita terlena, dengan menggunakan kenikmatan tersebut untuk kemaksiatan dan dosa serta lupa bersyukur kepada Allah subhanahu wata'ala yang telah melimpahkan segala nikmat dengan tanpa batas.

Saudaraku, apakah engkau merasa aman ketika menuju pembaringanmu, padahal boleh jadi ia adalah tidur terakhirmu di dunia. Engkau tidak bangun lagi setelahnya dan ketika bangun tahu-tahu engkau telah berada di alam kubur. Maka selayaknya kita bersiap-siap selagi kita masih berada di dunia ini. Siapkanlah jawaban untuk di kubur, jawaban yang benar dan lurus tentunya. Jangan lupa kita selalu memohon kepada Allah subhanahu wata'ala agar menjadikan kita semua orang-orang yang mau mendengarkan ucapan dan mau mengikuti mana yang baik di antara ucapan itu, menjadikan akhir kehidupan kita dengan akhir kehidupan yang baik dan bahagia, dan mudah-mudahan Allah subhanahu wata'ala menolong kita untuk selalu berdzikir mengingat-Nya, bersyukur kepada-Nya dan memperbaiki ibadah hanya kepada-Nya.

Jika Shalat Shubuh Diremehkan

Allah subhanahu wata'ala berfirman,
"Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu merupakan kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (QS. 4:103-104)

Islam adalah jalan kehidupan yang universal dan mencakup seluruh sisi kehidupan manusia. Islam merupakan sebuah ikatan antara seorang hamba dengan Rabbnya, Allah subhanahu wata'alaberfirman,
"Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu), "Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia,dan jangan kamu menyembunyi kannya," lalu mereka melemparkan janji itu ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruk tukaran yang mereka terima." (QS. 3:187)

Maka seorang hamba harus iltizam (komitmen) terhadap kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan oleh Rabbnya. Dan Allah subhanahu wata'ala pun telah memberikan berbagai macam hak manusia dan berikut keistimewaannya dan pada akhirnya seorang hamba akan mendapatkan haknya yang terbesar sebagaimana disabdakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, artinya,
"Dan hak hamba atas Allah adalah Allah tidak menyiksa siapa saja yang tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apa pun."

Allah subhanahu wata'ala berfirman,
"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu." (QS. 2:208)

Para mufassirin mengatakan tentang makna ayat ini (yaitu), "Terimalah Islam dengan segenap hukum dan syari'atnya." Allah subhanahu wata'ala telah murka kepada bani Israil yang hanya menerima sebagian ajaran agama yang mereka kehendaki serta enggan mengerjakan sebagian yang lainnya. Maka Allah subhanahu wata'ala berfirman
"Apakah kamu beriman kepada sebagian dari Al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain?" (al Baqarah:85)

Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu memvonis orang yang tidak shalat Shubuh dan Ashar dengan berjama'ah sebagai munafiq ma'lumun nifaq (yang nyata nifaqnya) maka bagaimana dengan orang yang sama sekali tidak mengerjakan shalat, berjama'ah maupun tidak. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga telah bersabda, artinya,
"Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang-orang munafiq daripada shalat Subuh dan Isya'. Seandainya mereka mengetahui besarnya pahala kedua shalat tersebut, niscaya akan mendatanginya meskipun dengan merangkak." (HR al-Bukhari)

Allah subhanahu wata'ala berlepas diri dari orang- orang yang meninggalkan shalat fardu lima waktu, sebagaimana disebutkan di dalam sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam artinya,
"Janganlah engkau meninggalkan shalat dengan sengaja, karena sesungguhnya siapa saja yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka tanggungan Allah dan Rasul-Nya telah terelepas darinya." (HR Ahmad dalam al-Musnad)

Solusi

Di antara solusi yang insya Allah dapat membantu kita menjadi orang-orang yang dapat menjaga shalat adalah sebagai berikut :
· Hendaknya memposisikan shalat sesuai dengan kedudukannya dalam kehidupan kita, sehingga dalam seluruh aktivitas kehidupan kita senantiasa menekankan masalah shalat ini, bukan sebaliknya menyepelekannya.
· Mempergunakan jam(bel/weker) untuk membangunkan kita agar tidak terlambat dalam menjalankan shalat Shubuh.
· Tidur lebih awal, agar dapat bangun lebih awal pula, dan usahakan melakukan pekerjaan atau aktivitas setelah selesai shalat Shubuh. Karena Allah subhanahu wata'ala membagi rizki-Nya pada waktu setelah Shubuh ini.
· Membiasakan untuk membaca dzikir dan do'a sebelum tidur, dan memohon kepada Allah subhanahu wata'ala agar menolong kita untuk selalu mengerjakan shalat.
· Merasa sangat bersalah dan berdosa ketika kita ketinggalan shalat dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulangi kesalahan itu.
Dialihbahasakan dari brosur berbahasa Arab dengan tema Keutamaan Shalat Shubuh dan Qabliyah Shubuh. (Khalif)

Netter yang dimuliakan Allah Ta'ala, Menyampaikan Kebenaran adalah kewajiban setiap Muslim. Kesempatan kita saat ini untuk berdakwah adalah dengan menyampaikan buletin ini kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahuinya.
Semoga Allah Ta'ala Membalas 'Amal Ibadah Kita.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

Molekul Air

TRANSFER FACTOR™ [ TF ] 4LIFE RESEARCH : MOLEKUL AJAIB KEKEBALAN TUBUH
Artikel : Majalah Trubus 452 - Juli 2007 / XXXVIII
Dr H Sherwood Lawrence tidak pernah mengira penelitiannya tentang sistem imun
melahirkan sebuah penemuan unik : transfer factor (TF).
Semula dokter lulusan New York University School of Medicine itu
hanya mencari kesembuhan penderita tuberculosis (TBC).
TF berwujud molekul halus yang terdapat dalam kolostrum susu yang dihasilkan pada 3 hari awal menyusui. Tugasnya memberikan informasi system kekebalan tubuh. Ibarat sistem antivirus computer, TF menyimpan informasi musuh-musuh yang menyerang tubuh. Ketika musuh datang, informasi yang terkait dengan kehidupan musuh itu direkam dalam ingatan molekul halus TF. Sewaktu musuh datang kembali, sistem pertahanan tubuh langsung bekerja dan menghadangnya.
Bahan utama pembentuk TF adalah ekstrak kolostrum. Produk itu sebelumnya telah melewati penelitian panjang selama 50 tahun. Mengapa kolostrum sapi ? Itu lantaran sapi menghasilkan susu yang banyak pada awal masa menyusui. Walaupun berasal dari kolostrum sapi, TF tidak mengandung susu sapi. Ia tidak mengandung kasein dan immunoglobulin yang dapat menimbulkan alergi. Jika dibandingkan kolostrum, 45.000 mg kolostrum sebanding dengan 600mg TF.
Tak seperti antibody lain yang memiliki massa molekul besar, TF mempunyai molekul jauh lebih kecil. Menurut Charles Kirkpatrick, peneliti Laboratory of Clinical Investigation, National Institute of Allergy and Infectious Disease, National Institute of Health, Maryland, USA, bobot molekulnya antara 3.500 - 5.000 dalton.
Peran TF antara lain meningkatkan aktivitas sel NK (natural Killer) sebanyak 200 - 400%. Sel NK adalah pembasmi sel-sel yang terinfeksi penyakit. Selain itu, TF juga menenangkan sistem imun yang terlalu aktif. Dengan kata lain, autoimun dapat dicegah. Itu penting dalam penanganan penyakit yang sistem kekebalan tubuhnya melampaui batas seperti lupus, alergi, asma dan psoriasis.
Keunggulan
Kekebalan tubuh itu tidak hanya ditujukan untuk penderita penyakit tertentu. Sistem kekebalan tubuh yang baik mutlak diperlukan setiap orang. Menurut Dr William Hennen PhD, ahli biokimia, penyakit muncul disebabkan lemahnya sistem imun. Bahan apa pun yang bekerja meningkatkan sistem imun maka secara langsung bisa mencegah dan mengendalikan berbagai penyakit.
Aktifitas manusia sehari-hari selalu membuat tubuh terkena radikal bebas dan polusi yang melemahkan tubuh. Itu tidak bisa dihindari. Mulai dari makanan yang berpengawet tinggi, pencemaran udara, stress, infeksi virus dan bakteri, bahkan obat yang kita minum, semuanya menyerang ketahanan tubuh. Usaha pencegahan, berbagai suplemen, herbal, obat dan vitamin diasup. Fenomena itu terjadi pada 1970-an. Orang ramai-ramai mengkonsumsi vitamin. Tren itu diikuti produk antioksidan yang menjamur pada 1990-an.
Pasar produk peningkat kekebalan tubuh pun terus berkembang. Salah satunya TF yang ditemukan secara tidak sengaja oleh Sherwood. Produk berbahan kolostrum itu kini dikonsumsi di mancanegara. Itu karena khasiatnya yang luar biasa. Pada tahun 1992, sebuah laboratorium independen, Jeunesse Inc, Institute of Longevity Medicine, California, USA, melakukan penelitian ilmiah terhadap 198 produk golongan herbal, obat dan suplemen.
Penelitian yang memakan waktu 7 tahun itu meneliti produk-produk yang dipercaya berkhasiat terhadap kesehatan. Dari 198 produk itu terpilih 12 produk unggulan terbaik peningkat daya imun. Hasilnya sungguh tidak terduga, TF memang unggul dibandingkan produk sejenis. Sebut saja produk yang menggunakan bahan polisakarida tumbuhan, jamur shiitake, formula fitonutrien, lidah buaya, dan mengkudu. Kandungan NK-cell (natural killer cell) produk-produk itu berada di rentang 15 - 49%.
Polisakarida yang terdapat pada tumbuhan misalnya, hanya memiliki kandungan NK-cell 48%. Sedangkan NK-cell mengkudu sebesar 15%. Lalu berapa nilai NK-cell TF? Besarnya 283%. Itu belum seberapa jika dibandingkan TF Plus yang dikombinasikan dengan 12 bahan unggulan.
Bahan alami tambahan pembentuk TF Plus antara lain ekstak kedelai, bubuk Cordyceps sinensis, bubuk kulit lemon, ekstrak jamur Agaricus blazeii, bubuk aloevera, ekstrak gandum, bubuk jamur maitake dan bubuk jamur shiitake. Dari penelitian yang sama, nilai NK-cell TF Plus mencapai 437%.



Hasil Riset
Pembuktian keampuhan TF dilakukan melalui serangkaian riset di Rusia. Selama periode 2000-2003 beberapa klinik Federasi Rusia melakukan penelitian terkait penyakit infeksi HIV, hepatitis B, hepatitis C, herpes, clamidiosis urigenital, osteomyelitis, opisthorchiasis, kanker lambung, psoriasis, dermatitis atopic dan busuk usus besar.
Ambil contoh penelitian kasus penderita osteomyelitis yang dilakukan di St Petersburg State Medical Academy, Rusia. Dalam riset itu, sebanyak 33 pasien berusia 25-64 tahun mengidap osteomyelitis-infeksi tulang atau tulang sumsum- dilibatkan. Responden terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama sebanyak 20 orang menerima TF. Dosisnya 2 kapsul 3 kali sehari ditambah dengan terapi antibacterial standar. Kelompok lainnya sebanyak 13 orang, menerima perlakuan standar seperti control.
Hasilnya, kelompok yang mengasup TF menunjukan peningkatan kekebalan tubuh. Masa penyembuhan mereka pun lebih singkat. Radikal bebas dan reaksi peroksidasi lemak memainkan peranan besar pada mekanisme pathogenesis penyakit osteomyelitis. TF mempengaruhi mekanisme resistensi nonspesifik biokimia, termasuk oksidasi radikal bebas. Ia juga meningkatkan kestabilan membrane sel dan aktivitas pertahanan antioksidan.
Pada penderita kanker, TF mampu meningkatkan fungsi NK-cell yang mampu berperan memerangi sel kanker. Riset Dr Darryl See, peneliti dari University of California, Irvine, California, terhadap 20 pasien menunjukan 16 pasien kanker stadium 3 dan 4 yang menjalani terapi TF mengalami pemulihan dan dalam kondisi stabil. Dosis yang diberikan 9 kapsul TF Plus per hari selama 6 bulan. Riset itu mencatat peningkatan fungsi NK-cell dari normal 6,4 menjadi 27,6 pada bulan keenam.
Ada pula studi in vitro yang diusung Kisielevsky dan Khalturina dari Russian Cancer Research Center, Russian Academy of Medical Sciences (RAMS), Rusia. Kedua peneliti itu membuktikan TF merangsang antitumor dan meningkatkan aktivitas sitotoksik sel darah mononuclear dari donor sehat. Efek paling signifikan terlihat setelah 48 jam inkubasi TF pada konsentrasi 0,0001 - 0,1 mg/ml. Inkubasi TF yang berasal dari kolostrum dan kuning telur itu meningkatkan sitotoksisitas sel darah 18-99%.
Pengakuan keunggulan TF tak hanya datang dari ahli kesehatan tetapi juga para penggunanya. Sebut saja Mary Anne Myers yang menderita kencing manis. Perempuan berusia 45 tahun itu menginap gangren di kakinya. Setelah mengasup 6 kapsul TF dalam sehari ditambah 2 kapsul yang ditaburkan, luka menganga di telapak kakinya sembuh dalam waktu 4 minggu.
TF juga mampu mengatasi alergi debu berat seperti yang dialami oleh Frans Wijaya. Pengusaha asal Jakarta itu menderita alergi debu setahun terakhir. "Setiap menyentuh atau menghirup debu, badan langsung gatal dan bengkak-bengkak memerah," kata pria berusia 45 tahun itu. Setelah mengasup TF 4-6 kapsul per hari selama 2 bulan, alerginya tidak muncul lagi.
Kesembuhan itu mendorong Frans memberikan TF kepada keluarga dan rekan-rekannya yang tengah menjalani proses penyembuhan berbagai penyakit. Mereka yang mengidap penyakit diabetes, jantung, lumpuh, tumor, autism dan kanker, kini dapat kembali hidup normal. Itu membuktikan TF berspektrum luas, tetapi tetap aman dikonsumsi orang dewasa dan anak-anak, seperti yang diungkap Anatoly A Vorobiev, dokter imunologi Russian Academy of Medical Sciences (RAMS), Rusia.
Sayang, TF belum dapat diperoleh di toko obat secara bebas. Frans pun memperolehnya dari fasilitas penjualan melalui internet yang ia lakukan 8 bulan lalu. Ia berharap kelak manfaat TF bisa dirasakan semua orang. (Kiki Rizkika).
"Transfer Factor™ is The Most Powerful and The Most Secure Immune System No.1 in The World Your Solution For Anykind of Diseases"

Lawan Tanding Si Manis

LAWAN TANDING SI MANIS
Artikel : Majalah Trubus 454 - September 2007/XXXVIII
Dua tahun lalu Anton terkapar di kamar rumah sakit swasta di daerah Bintaro, Tangerang.
Diginjalnya ditemukan kista berukuran 12mm.
Diagnosis itu menyebabkan ia harus menjalani operasi.
Sayang, operasi terhambat lantaran kandungan gula darah tinggi, sampai 300mg/dl.
Padahal, normalnya kandungan gula dalam darah berkisar 60 - 120mg/dl.
Tingginya kadar gula dalam darah ayah 3 anak itu menyebabkan ia harus menjalani terapi insulin. Pilihan terapi insulin dilakukan karena sebelumnya ia tidak ada riwayat diabetes. Sehari sebelum menjalani operasi pengangkatan kista, Anton harus menjalani terapi insulin. Hampir tiap jam hormone insulin disuntikan ke tubuhnya. "Saya lupa dosisnya berapa," ujar Anton. Selama hampir 24 jam gula darah dalam tubuhnya diperangi oleh insulin. Itu dilakukan untuk menyeimbangkan kandungan gula dalam darah. Keesokan harinya, gula darahnya sudah kembali normal: 120mg/dl dan operasi pun bisa dilakukan.
Pertengahan 2007 kembali Anton mulai sering merasa lemas, haus, dan mengantuk. Kuantitas buang air kecilpun semakin sering. Hampir tiap jam ia bolak-balik ke kamar kecil. "Tidur malam sering tidak nyenyak, karena sering haus," ujar alumnus perhotelan ENHAII, Bandung itu. Bahkan kalau sedang menyetir ke kantor di daerah Ciawi, Bogor, ia sering menghentikan kendaraan di bahu jalan, agar bisa tidur dulu.
KEMBALI NORMAL
Dari hari ke hari kesehatan Anton semakin parah. Sampai-sampai ia tidak bisa lagi melakukan aktifitas olah raga favoritnya, golf. "Ini pasti gara-gara diabetes," begitu pikir Anton. Sadar akan kondisinya, ia pun memeriksakan kadar gula darah di salah satu laboratorium di Bintaro. Hasilnya sangat mengejutkan. Kadar gula dalam darah mencapai 478mg/dl. Merasa tidak yakin, Anton memutuskan memeriksa ulang kandungan gula darahnya ke Rumah Sakit Internasional Bintaro, namun hasilnya tetap sama.
Dokter yang memeriksa Anton sampai terkejut. "Ini terlalu tinggi, bahaya. Anda bisa terkena stroke," kata Anton meniru ucapan dokter. Dokter menyarankan agar Anton dirawat inap, tapi ditolak. Akhirnya dokter membekali resep macam-macam obat-obat jantung, penurun gula darah, dan antistroke. Lagi-lagi Anton tidak menuruti pengobatan dokter. Resep yang diberikan dokter tidak segera ia tebus. Ia malah menghubungi temannya seorang distributor transfer factor (TF).
Sebelum ke dokter Anton memang sudah mengasup transfer factor sejak awal 2007. Namun, Anton tidak pernah menceritakan hal itu pada dokter. "Mungkin transfer factor itu yang menyebabkan kondisi saya tetap segar walaupun kadar gula darah menjulang," pikir Anton. Atas saran temannya Anton cukup mengkonsumsi transfer factor glucoach. TF Advance yang biasa ia konsumsi tidak dihentikan, tapi dosisnya dinaikan menjadi 3 tablet setiap pagi dan sore. TF Glucoach diminum dengan dosis sehari 3 kali masing-masing 3 tablet. Seminggu mengkonsumsi TF glucoach, mantan awak kapal pesiar di Amerika Serikat itu kembali memeriksakan diri di laboratorium. Hasilnya menggembirakan, kandungan gula darahnya turun ke level 378mg/dl, "Masih tinggi, jadi konsumsi dilanjutkan," katanya.
Sepekan kemudian Anton kembali memeriksakan diri ke laboratorium yang sama. Hasilnya sungguh mengejutkan, kandungan gula darah turun sampai level normal 122mg/dl. Konsumsi TF glucoach dihentikan, karena bila dilanjutkan kandungan gula darah bisa terus turun. Untuk menjaga kandungan gula darahnya tetap stabil Anton mengatur pola makan sehat. Ia melakukan diet 2.000 kalori. Untuk sarapan ia batasi karbohidrat sebanyak 100 gram. Siang hari karbohidrat sebanyak 200 gram dan lauknya pun dibatasi.
"Yang paling penting, sebisa mungkin hindari minuman manis, terutama yang menggunakan pemanis buatan," ujarnya. Hasilnya diusia yang kini menginjak setengah abad Anton tampak segar bugar. Aktivitasnya sebagai manager di anak perusahaan Telkom pun bisa dijalani dengan baik. Hobi jogging dan golf kini bisa kembali dijalani. Agar tetap fit ia terus mengkonsumsi TF-Advance. Penyakit-penyakit pun seakan menyingkir dari tubuhnya.
TINGKATKAN IMUNITAS
Menurut dr Eduard, diabetes dipicu oleh berbagai factor, misalnya kekurangan hormon insulin, terlalu banyak konsumsi makanan yang terlalu manis, atau kekurangan mineral-mineral tertentu yang diperlukan untuk metabolism pancreas. Diabetes juga bisa dipicu oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh. Jika imunitas menurun, maka dampak diabetes bisa semakin parah. Beruntung Anton tidak mengalami kondisi seperti itu. Sistem kekebalan tubuh pria bertubuh subur itu sangat aktif, sehingga kadar gula darah yang tinggi tidak menyebabkan keluhan berarti. Bahkan gangrene (luka yang biasa muncul pada penderita diabetes) pun tidak ditemukan di tubuhnya.
TF Advance yang rutin ia konsumsi, membantunya meningkatkan kekebalan tubuh. TF yang berbentuk molekul halus itu dihasilkan dari ekstrak kolostrum (susu yang dihasilkan pada 3 hari awal menyusui). Tugas TF memberikan informasi sistem kekebalan tubuh . Ketika musuh datang, informasi yang terkait dengan kehidupan musuh itu direkam dalam ingatan molekul halus TF. Sewaktu musuh datang kembali, sistem pertahanan tubuh langsung bekerja menghadangnya.
Lain dengan TF glucoach, selain mengandung molekul halus, TF ini juga mengandung bahan tambahan lain seperti Pterocarpus marsupium dan Gymnema Sylvestre. Kedua bahan itu terbukti ampuh membantu metabolism pancreas. Tambahan lain di dalam glucoach adalah Momorcadia Charantia yang terkenal di Asia, Afrika dan Amerika Selatan sebagai bahan alami penguat sistem kerja pancreas. Biasanya pada penderita gula kerja pancreas terhambat. Dengan mengkonsumsi TF glucoach, pancreas dapat bekerja optimal.
TF glucoach juga mengandung mineral seperti vanadium yang mengoptimalkan metabolisme pankreas dan alpha lipoic acid (ALA) yang berfungsi sebagai antioksidan. ALA bisa membantu kerja sistem metabolisme tubuh dan penyeimbang kadar gula darah. Dengan semua bahan yang terkandung dalam TF glucoach, wajar jika kadar gula darah Anton turun dalam waktu singkat.
KARUNIA ALAM
Selain diabetes, TF juga efektif meningkatkan ketahanan tubuh penderita jantung koroner seperti dialami Gunawan. Sejak tahun 2000 ia menderita jantung koroner akibat penyempitan pembuluh darah. Setelah dikateter, dokter memasang balon di jantungnya. Untuk menjaga kesehatan ia rutin memeriksakan jantungnya setiap 3 tahun. Mengkonsumsi 3-4 jenis obat-obatan jantung. "Saya khawatir dengan jumlah obat-obatan kimia yang masuk ke tubuh saya akan merusak ginjal," ujar mantan karyawan BUMN itu.
Pada Maret 2007 ia memenuhi saran teman untuk mengkonsumsi TF cardio. Efeknya tubuh saya jauh lebih segar, sehingga mampu berumroh. Udara Mekkah yang mencapai 500C tidak menurunkan staminanya. Kini pada usia yang ke 71 tahun, ia masih kuat berlari di mesin treadmill selama 1 jam. Bahkan menyetir mobil yang dulunya sempat terhenti semenjak ia mengidap penyakit jantung koroner sekarang bisa ia lakoni kembali.
Keampuhan TF telah diuji melalui riset selam 50 tahun yang dilakukan oleh ilmuwan dari 60 negara. Kini lebih dari 3.000 laporan uji klinis telah dihasilkan untuk membuktikan keunggulan TF. Penelitian terhadap 198 produk golongan herbal, obat dan suplemen yang dilakukan oleh laboratorium Jeunesse Inc. institute of Longevity Medicine, California, Amerika Serikat menunjukan hasil yang mencengangkan.
Penelitian selama 7 tahun itu memilih 12 produk unggulan yang terbaik peningkat daya imun. TF terbukti lebih unggul dibandingkan produk sejenisnya. Kandungan NK-cell produk-produk lain berada direntang 15-49%. Bandingkan dengan NK-cell TF yang mencapai 437%. Pembuktian keampuhan TF dilakukan juga melalui serangkaian riset di Rusia. Selama periode 2000-2003 beberapa klinik Federasi Rusia meriset keampuhan TF untuk beberapa penyakit seperti infeksi HIV, hepatitis B dan C, herpes, kanker lambung, dan psoriasis.
Dengan kelebihan itu, wajar jika TF dianggap sebagai karunia alam. Karena TF diketahui bisa membatu mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit. Kekuatan 1 tablet TF sebanding dengan 75-100 tablet kolostrum. Kolostrum berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh. Mafhum jika Dr Darryl See dari World Health Organization (WHO) mengatakan "Belum pernah ditemukan sejenis herbal produk makanan kesehatan atau obat-obatan yang mempunyai kekuatan merangsang dan meningkatkan daya imun seperti TF".